June 26, 2008
· Filed under puisi
aku hanya camar yang rapuh
yang hanya bisa diam diantara pasir pantai dan ombak yang riuh
sayapku yang patah
membuatku tak mampu menjelajah
lautan biru yang teramat biru
terlampau luas tak sanggup dalam hayalku
angin yang selalu setia memberi berita padaku
tak cukup memuaskan dahagaku
debur ombak yang tak bosan menemaniku
masih terasa sepi kurasakan
kapan …
aku mampu mengepakkan sayapku lagi
karena aku tak ingin seperti ini
aku tak ingin selamanya seperti ini
June 25, 2008
· Filed under puisi
Kamu yang ku mau
dan aku tak inginkan yang lain
hanya hatimu yang ingin ku datangi
ku ingin bersemayam
hingga engkau bosan
aku tak akan serakah memonopoli ruang hatimu
karena aku tahu hatimu telah kau bagi
95 persen untuk Tuhanmu
2 persen untuk Ibumu
1 persen untuk ayahmu
dan kau hanya menyisakan
satu persen saja untukku
dan kau katakan padaku
satu persen itu untuk cinta yang lain
yang tak bisa kau sebutkan
satu per satu
namun aku bersyukur
telah kau beri kesempatan menempati ruang hatimu
June 24, 2008
· Filed under puisi
hatiku rasa gundah
apa yang nyata tak begitu bisa inderaku terima
otakku hanya mampu setengah bekerja
hingga anganku terus melayang
perasaanku tak karuan
dihantui rasa yang tak kumengerti
bukan sedih….
namun bukan juga sebuah rasa yang bahagia
aku sendiri tak tahu apa yang kurasakan saat ini.
Tangisku hanya dalam hati
ragaku hanya diam
terpekur ia dalam senyap
meskipun ramai dunia yang ada
aku bingung
dan tak tahu harus bagaimana…..
June 23, 2008
· Filed under puisi
Asaku….
ingin aku berlari……
di lepas pantai nan anggun
bersama pasir pantai yang putih
kuhirup udara sepenuh peru-paruku menampungnya
kan kutenggelamkan pikiranku ke dalam alunan ombak yang berdebur
kulupakan sejenak rasa perih yang menghimpit dada
hanya satu yang kurasakan tak ada
dekapan hangatmu yang kini tak lagi kumiliki
aku hanya seorang diri
menanti berakhirnya waktu untukku
apa yang kucari aku sendiripun tak tahu
alam yang selalu hiruk pikuk
terasa senyap bagiku
karena engkau kini telah tinggalkan aku
dalam pelukan sepi yang pahit.
Engkau tak lagi kumiliki….
June 20, 2008
persinggahan takdir yang membawaku ke tempat ini