Archive for June, 2008

camar

aku hanya camar yang rapuh

yang hanya bisa diam diantara pasir pantai dan ombak yang riuh

sayapku yang patah

membuatku tak mampu menjelajah

lautan biru yang teramat biru

terlampau luas tak sanggup dalam hayalku

angin yang selalu setia memberi berita padaku

tak cukup memuaskan dahagaku

debur ombak yang tak bosan menemaniku

masih terasa sepi kurasakan

kapan …

aku mampu mengepakkan sayapku lagi

karena aku tak ingin seperti ini

aku tak ingin selamanya seperti ini

Leave a comment »

Ruang hatimu

Kamu yang ku mau

dan aku tak inginkan yang lain

hanya hatimu yang ingin ku datangi

ku ingin bersemayam

hingga engkau bosan

aku tak akan serakah memonopoli ruang hatimu

karena aku tahu hatimu telah kau bagi

95 persen untuk Tuhanmu

2 persen untuk Ibumu

1 persen untuk ayahmu

dan kau hanya menyisakan

satu persen saja untukku

dan kau katakan padaku

satu persen itu untuk cinta yang lain

yang tak bisa kau sebutkan

satu per satu

namun aku bersyukur

telah kau beri kesempatan menempati ruang hatimu

Leave a comment »

Gundah

hatiku rasa gundah

apa yang nyata tak begitu bisa inderaku terima

otakku hanya mampu setengah bekerja

hingga anganku terus melayang

perasaanku tak karuan

dihantui rasa yang tak kumengerti

bukan sedih….

namun bukan juga sebuah rasa yang bahagia

aku sendiri tak tahu apa yang kurasakan saat ini.

Tangisku hanya dalam hati

ragaku hanya diam

terpekur ia dalam senyap

meskipun ramai dunia yang ada

aku bingung

dan tak tahu harus bagaimana…..

Leave a comment »

inginku

Asaku….

ingin aku berlari……

di lepas pantai nan anggun

bersama pasir pantai yang putih

kuhirup udara sepenuh peru-paruku menampungnya

kan kutenggelamkan pikiranku ke dalam alunan ombak yang berdebur

kulupakan sejenak rasa perih yang menghimpit dada

hanya satu yang kurasakan tak ada

dekapan hangatmu yang kini tak lagi kumiliki

aku hanya seorang diri

menanti berakhirnya waktu untukku

apa yang kucari aku sendiripun tak tahu

alam yang selalu hiruk pikuk

terasa senyap bagiku

karena engkau kini telah tinggalkan aku

dalam pelukan sepi yang pahit.

Engkau tak lagi kumiliki….

June 20, 2008

persinggahan takdir yang membawaku ke tempat ini

Comments (1) »