Archive for puisi

aku bingung

lihat saja ….

aku hanya mampu termangu

menangis rasa hatiku

penuh sesal akan dosaku

aku ingin lepas dari belenggu ini

meskipun melepasmu adalah berat

umpamakan engkau adalah separuh hatiku

aku akan lebih memmilih mati kehilanganmu

dari pada aku harus mengajakmu mati perlahan bersamaku

Leave a comment »

selembut angin pagi

engkau datang dengan lembut

layaknya angin yang menyapaku pagi ini

kebekuan pagi yang terasa menusuk tulang

yang engkau tambah dengan sapaanmu

membuat tulangku makin ngilu

…..

tapi kadang engkau datang di saat

matahari membakar kulitku

kau berikanku kesejukan

namun kamu aneh

datang dan pergi sesukan hatimu

kapan kau akan kembali ???

Leave a comment »

aku tak peduli

jika hari tak mengizinkan aku

untuk sekejap melihat raut wajahmu

aku tak peduli

karena setiap sudut lekuk wajahmu

telah akuk simpan rapat

dalam sudut hatiku yang tersembunyi…

dunia ini memang tak memberi

satu waktu

untuk kita tempuh bersama

namun …

sekali lagi aku tak peduli

tiap aliran darah ku ada kamu

……..

inikah rasa membara karena cinta

aku tak peduli

karena kau telah membajak otak dan hatiku

hingga aku tak mampu berpaling darimu

Leave a comment »

hanya satu pintaku

hanya satu yang kuingin darimu

jadilah penjaga hatiku

yang akan selalu ada

dan menyapa ramah setiap yang singgah ke dalamnya

karena bukan hanya kamu yang akan menempatinya

aku tahu …

kamu hanya menjadi satu bagian

dalam episode kehidupan yang ku jalani

namun terima kasih

kau telah menambah satu warna dalam hidupku

warna jingga yang ayu

yang ku harap tak kan menjadi kelabu

karena kau akan selalu tersimpan

dalam satu sudut hati

yang tak kan seorangpun tahu

Leave a comment »

lelah

maafkan aku tuhan

yang selalu lupa bersyukur akan karunia-Mu

Ampuni aku Tuhan

yang senantiasa mengeluh seiring perjalanan waktuku

aku tahu….

tak kan mulus jalan yang harus ditempuh

namun …

aku lelah

sendiri terasa aku berjalan

mampukah aku terus berjalan seiring waktu

hingga waktu tak mengizinkan aku

tuk berjalan bersamanya

dan meninggalkan aku dalam raga yang sepi

tanpa teman, tanpa kata tanpa apa-apa

Leave a comment »

ku temukan lagi…

hari nie…

ke temukan lagi sesosok hati yang indah

ingin rasanya q miliki ia

ia yang begitu indah

dengan senyumnya yang ramah

dengan hatinya yang lembut

aku tak tahu harus berkata apa lagi

hanya kata-kata yang terlampau sederhana

yang bisa aku ucapkan

hatinya yang sangat mengerti aku

membuat aku tak ingin jauh darinya

mungkin inilah hasrat manusia

yang selalu ingin memiliki yang ia suka

namun …

kini aku putuskan untuk kehilangannya

sebelum semua terlampau jauh

sebelum terlalu dalam hatiku tenggelam

aku akan meninggalkannya karena

aku tahu ia bukanlah takdirku

Leave a comment »

camar

aku hanya camar yang rapuh

yang hanya bisa diam diantara pasir pantai dan ombak yang riuh

sayapku yang patah

membuatku tak mampu menjelajah

lautan biru yang teramat biru

terlampau luas tak sanggup dalam hayalku

angin yang selalu setia memberi berita padaku

tak cukup memuaskan dahagaku

debur ombak yang tak bosan menemaniku

masih terasa sepi kurasakan

kapan …

aku mampu mengepakkan sayapku lagi

karena aku tak ingin seperti ini

aku tak ingin selamanya seperti ini

Leave a comment »

Ruang hatimu

Kamu yang ku mau

dan aku tak inginkan yang lain

hanya hatimu yang ingin ku datangi

ku ingin bersemayam

hingga engkau bosan

aku tak akan serakah memonopoli ruang hatimu

karena aku tahu hatimu telah kau bagi

95 persen untuk Tuhanmu

2 persen untuk Ibumu

1 persen untuk ayahmu

dan kau hanya menyisakan

satu persen saja untukku

dan kau katakan padaku

satu persen itu untuk cinta yang lain

yang tak bisa kau sebutkan

satu per satu

namun aku bersyukur

telah kau beri kesempatan menempati ruang hatimu

Leave a comment »

Gundah

hatiku rasa gundah

apa yang nyata tak begitu bisa inderaku terima

otakku hanya mampu setengah bekerja

hingga anganku terus melayang

perasaanku tak karuan

dihantui rasa yang tak kumengerti

bukan sedih….

namun bukan juga sebuah rasa yang bahagia

aku sendiri tak tahu apa yang kurasakan saat ini.

Tangisku hanya dalam hati

ragaku hanya diam

terpekur ia dalam senyap

meskipun ramai dunia yang ada

aku bingung

dan tak tahu harus bagaimana…..

Leave a comment »

inginku

Asaku….

ingin aku berlari……

di lepas pantai nan anggun

bersama pasir pantai yang putih

kuhirup udara sepenuh peru-paruku menampungnya

kan kutenggelamkan pikiranku ke dalam alunan ombak yang berdebur

kulupakan sejenak rasa perih yang menghimpit dada

hanya satu yang kurasakan tak ada

dekapan hangatmu yang kini tak lagi kumiliki

aku hanya seorang diri

menanti berakhirnya waktu untukku

apa yang kucari aku sendiripun tak tahu

alam yang selalu hiruk pikuk

terasa senyap bagiku

karena engkau kini telah tinggalkan aku

dalam pelukan sepi yang pahit.

Engkau tak lagi kumiliki….

June 20, 2008

persinggahan takdir yang membawaku ke tempat ini

Comments (1) »